
BANJARAN, KAB. BANDUNG,FCJabar.com, Sel,15/9/2026,Bawaslu Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Pengawasan Partisipatif dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum, bertempat di GOR Serbaguna Bahana, Banjaran, Kabupaten Bandung.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Ketua Bawaslu Jawa Barat, H. Zacki Muhammad Zamzam, Anggota DPR RI Komisi 2 dari Fraksi Partai Golkar, Ir. H. Anang Susanto, M.Si., serta Perwakilan Bawaslu Kabupaten Bandung.
Hadir sebagai peserta, perwakilan Pekerja Sosial Masyarakat (Puskesos) dari seluruh desa di Kecamatan Banjaran dan Kecamatan Cimaung.
Perkuat Data Pemilih Berkelanjutan
Dalam paparannya, Ketua Bawaslu Jabar, H. Zacki Muhammad Zamzam menegaskan pentingnya pengawasan terhadap data pemilih.
Menurutnya, jika regulasi tidak mengalami perubahan, maka Pemilihan Kepala Daerah akan dilaksanakan serentak di tahun yang sama. Oleh karena itu, penyelenggara pemilu harus fokus pada pemutakhiran data.
“Tugas penyelenggara adalah memastikan siapa yang tetap sebagai pemilih, wajib memilih, dan masuk dalam data berkelanjutan. Ini yang harus kita jaga bersama agar tidak ada warga yang kehilangan hak pilihnya,” tegas Zacki.
Bawaslu Butuh Dukungan Masyarakat
Sementara itu, Anggota DPR RI, H. Anang Susanto, M.Si. dalam sambutannya berharap kelembagaan Bawaslu dapat semakin diperkuat.
Ia menilai, dengan jumlah personel yang sangat terbatas, Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri dan sangat membutuhkan masukan serta peran aktif masyarakat.
“Kita berharap Bawaslu lebih kuat, karena secara personil memang sangat terbatas. Untuk menjalankan tugas pengawasan, Bawaslu perlu dukungan dari semua pihak,” ujar Anang.
Anang menambahkan, Bawaslu memiliki 4 Pilar Pengawasan Partisipatif, yaitu: 1. Kelompok Masyarakat, 2. LSM, 3. Ormas dan Relawan, serta 4. Kampus dan Media. Keempat pilar inilah yang menjadi kekuatan Bawaslu di lapangan.
Melalui sosialisasi ini diharapkan masyarakat di Banjaran dan Cimaung tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut aktif menjadi pengawas partisipatif demi terwujudnya Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.
Editor : Indra Forwaci
